Monday, December 6, 2010
Selamat Galungan
Tuesday, June 23, 2009
Salam untuk Sang Hakim
Mempertontonkan aksi namun tidak untuk menghibur
Mengintervensi sampai mati
Senyum mengembang tanda menerima
Terus berjalan dan memberi salam
Hormat padamu, Sang Hakim.
Friday, January 16, 2009
Efek Rumah Kaca @ Liquid Jogja
| Start: | Jan 22, '09 10:00p |
| Location: | Liquid Jogja |
Tuesday, October 21, 2008
Navicula @ Taman Budaya Yogyakarta
| Start: | Oct 25, '08 |
| Location: | Yogyakarta |
di Taman Budaya, Yogyakarta tanggal 25 Oct, 2008!
Sunday, October 5, 2008
Mohon Maap Lahir Dan Batin
Akhir kata, Mohon Maap Lahir dan Batin untuk teman-teman semuanya.. :)
Saturday, August 30, 2008
Hancock: Menunjukkan Maksud Baik dengan Baik
Capek ikut menemani mencari, saya memutuskan untuk beristirahat di sebuah kursi ditengah para wanita yang berlalu lalang di depan saya. Sambil menunggu dan mengisi waktu bengong, saya melayangkan pikiran untuk mencari secercah pesan yang mungkin terkandung dibalik kekonyolan dan kemustahilan film yang barusan saya tonton.
Will Smith yang berperan sebagai seorang pria berpenampilan normal dengan kekuatan super merupakan bintang utama film tersebut. Sama sekali tidak ada ide tentang akan seperti apa film ini nantinya. Sesaat menerka-nerka saat gambar pertama muncul, saya kemudian dikejutkan dengan sebuah adegan yang waw, sama sekali jauh dari bayangan awal saya tentang film ini.
Will Smith terbang keudara dan menghancurkan pijakan tempat dia melontar. Weits, STOP.. :) Sebelum terlalu panjang saya membahas film ini, kini kembali ke pencarian saya dalam menunggu, akan pesan yang mungkin terkandung dalam film tersebut. Will Smith sebenarnya selalu melakukan kebaikan, namun sangat ironis, dia malah dibenci oleh masyarakat setelah apa yang dia perbuat saat melakukan kebaikan tersebut. Hal ini terjadi, karena caranya sewaktu menunjukkan maksud baik tersebut bisa dikatakan kurang beradab dan terkesan arogan. Dia dengan gampangnya menghancurkan papan penunjuk jalan saat mengejar gerombolan penjahat, belum lagi dia meletakkan mobil penjahat tersebut dipuncak sebuah gedung. Sangat banyak pengrusakan yang dilakukan Will Smith saat menunjukkan maksud baiknya selama film berlangsung.
Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang pria yang saya lupa sama sekali namanya, yang akhirnya mampu merubah cara Will Smith untuk menunjukkan maksud baiknya.
Menunjukkan maksud baik dengan baik, itulah secercah pesan yang saya dapat ditengah kerumunan para wanita dengan betis yang argh... sangat mengganggu konsentrasi saya untuk mencoba menggali lebih banyak pesan dari film tersebut.
Akhirnya Bibi memanggil karena sudah menemukan sapasang sandal hitam yang sangat manis, bagaikan serentet buah anggur hitam dengan tetesan air hujan yang baru dipetik dari pohon.. huhu.. manis.. :) Dengan terpaksa sayapun menghentikan lamunan dan melanjutkan perjalanan menuju tempat Kos yang semakin hari semakin sejuk dan selalu menyenangkan hati..
Walaupun bermaksud baik akan selalu benar dan baik, akan lebih baik lagi jika orang lain bisa menerima maksud baik tersebut dengan baik.
Wednesday, August 27, 2008
Menulis Tanpa Arah Tujuan
Kini arah tulisan ini menuju ke sebuah buku yang sudah lama tidak tersentuh lagi. The Secret karya Rhonda Byrne, buku inspiratif yang mampu sedikit merubah cara saya memandang kehidupan. Satu hal yang selalu menghiasi hari saya adalah rumus diatas: berfokuslah pada apa yang anda inginkan, bukan pada apa yang tidak anda inginkan. Kerangka berpikir yang sebelumnya sama sekali tidak pernah terlintas di pikiran saya yang selalu dipenuhi berbagai ketakutan akan apa yang tidak saya inginkan. Dan benar saja, ketakutan itulah yang biasanya menjadi kenyataan yang tentu saja sangat tidak menyenangkan.
Menyenangkan, sebuah kata yang akan menjadi topik paragraf ini. Banyak hal menyenangkan yang menghiasi hari-hari saya belakangan ini. Mengerjakan Tugas Akhir adalah prioritas dan hal paling menggembirakan ditengah rutinitas harian saya yang sangat monoton. Menonton pertunjukan musik menjadi media penyegaran jiwa yang sangat efektif ditengah melempemnya berbagai hiburan di media televisi. Belakangan kegiatan bertamasya bersama teman-teman mulai mendapat jatah tambahan didalam mengisi hari-hari saya. Terakhir, menulis tanpa arah tujuan, yang katanya merupakan media efektif untuk melepaskan luapan emosi yang mengalir di dada. Ah, semoga saja..
Umm.. 3 paragraf sudah terlewati, sampai jumpa ditulisan TERARAH selanjutnya... :)
Tuesday, July 15, 2008
Keyakinanku Saat Ini...
ketika suatu komunitas menyatakan apa yang mereka suarakan adalah baik
ketika beberapa dari mereka memang benar-benar baik
ketika beberapa dari mereka adalah buruk
ketika beberapa dari mereka hanya sekedar ikut-ikutan
ketika sebagian orang menghujat kebobrokan suatu institusi dan komunitas
keyakinanku menyatakan bahwa baik buruk selalu ada
keyakinanku menyatakan ambil yang baik dan cobalah untuk mengesampingkan yang buruk
ketika sebagian orang tidak bisa menerima kebobrokan yang sepertinya terkandung dibalik sebagian komunitas dan institusi
ketika sebagian orang melakukan perlawanan terhadap seluruh institusi dan komunitas itu
disini keyakinanku menyatakan saling menghargai akan perbedaan pendapat adalah sesuatu yang wajar
disini keyakinanku menyatakan teruslah melawan, melawan untuk kebenaran adalah selalu benar
Monday, July 14, 2008
The Upstairs - Frustasi...
Kami ingin nampak putih
Kami ingin nampak putih
Sepersekian detik di muka TV
Dan kami frustrasi frustrasi
Kami ingin rambut lurus
Kami terjangkit phobia dandruff
Semenjak saksikan pariwara TV
Dan kini frustrasi frustrasi
Kami ingin tambah ramping
Dambakan fisik yang lebih cling
Seperti standar cantik di televisi
Hingga frustrasi frustrasi
Bebaskan kami
Seperti itu lirik lagu The Upstairs dari album Energy. Sebetulnya saya bukan seorang penikmat musik dansa seperti yang mereka mainkan. Tapi belakangan lagu ini sangat sering menemani hari saya.. Just love the lyric, dan sepertinya saya mulai bisa menikmati musik mereka...
Bebaskan kami..
Kami frustasi...
Friday, July 4, 2008
Selamatkan Aku
Malam Menjelang
Minggu Terlewati
Bulan Menanti
Tak Ada Tepi
Tak Ada Cahaya
Gelap Selubungi
Tak Tau Arah
Terombang-ambing
Diterjang Ombak
Tanpa Bisa Menolak
Tak Bisa Melawan
Akankah Selalu Seperti Ini
Hingga Ajal Menanti
Berharap Datang Seorang
Menjulurkan Tangan Dengan Penuh Senyuman
Membawa Ketepian
Untuk Kubisa Melanjutkan Hidup
Untuk Hidup Yang Lebih Baik
Baik Untuk Semuanya....
Saturday, June 28, 2008
Enthusiasm
--- Ralph Waldo Emerson ---
"Success is a step to move from one failure to another with enthusiasm and never give up!"
--- Unknows ---
"Success is going from failure to failure without a loss of enthusiasm"
--- Winston Churchill ---
Wednesday, June 25, 2008
CJ7
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Comedy |
Kerasnya kehidupan Chow Ti (Stephen Chow) didalam menghidupi Dicky (Xu Jiao) menjadi benang merah didalam film ini. Hasil dari pekerjaannya selalu ditujukan untuk membahagiakan sang anak. Mulai dari menyekolahkannya disekolah yang bagus, memberikan kipas angin listrik dan mencarikan mainan untuk sang anak.
Sebuah keanehan muncul dari mainan yang dia dapatkan dari tempat pembuangan sampah. Mainan yang sekiranya berasal dari piring terbang tersebut, sungguh setia menemani hari-hari sang anak.
Koflik terjadi saat Chow Ti merasa dibohongi oleh Dicky dengan merubah nilai 0 di kertas ujiannya menjadi nilai 100. Sempat terucap kata-kata "Aku tidak akan mengganggumu lagi kalau kau mampu melewati nilai 60" dari bibir Chow Ti. Dicky juga menimpali dengan mengatakan "Jangan ganggu aku lagi".
Dicky pun berhasil mendapatkan nilai 65, tapi apa daya saat nilai tersebut dibagikan, tiba-tiba ibu guru Yuen memanggilnya dan mengabari bahwa ayahnya tewas dalam kecelakaan dilokasi kerja. Dicky sangat terpukul dengan kejadian tersebut. Dia memutuskan untuk tidur dan meyakini nanti saat terbangun di pagi hari, ayahnya akan ada disampingnya.
Malam itu keajaiban terjadi. Mahluk kecil yang berasal dari piring terbang tersebut tiba-tiba mengeluarkan kemampuan sihirnya dan menghidupkan kembali Ti Chow. Saat terbangun dari tidur, Dicky kembali menemukan Ayahnya ada disampingnya. Disini klimaks film terjadi, dimana Ti Chow dan Dicky saling berpelukan dan Dicky berucap "Jangan pernah tinggalkan aku".
Beberapa pesan menarik dapat saya tangkap dari menonton film ini. Yang pertama, bagaimana seorang ayah yang lebih mendahulukan pendidikan dan kebahagiaan sang anak daripada mendahulukan kesenangannya sendiri. Sekiranya hal ini akan saya terapkan kelak jika sudah berumah tangga dan memiliki anak. Pesan lain sehubungan dengan kondisi saya sebagai seorang anak dapat saya ambil dari tokoh Dicky. Dicky tidak pernah mengeluh akan kehidupannya. Sekeras apapun didikan yang diberikan oleh ayahnya, dia selalu menghormati dan menjadikan pesan-pesan orang tuanya sebagai pedoman didalah kesehariannya.
Friday, May 23, 2008
Album Untuk Munir Telah Beredar..
Panitia Lomba Cipta Lagu untuk Munir, Toska Santoso mengatakan, album ini diluncurkan untuk terus menjaga ingatan masyarakat tentang Munir. "Dengan adanya album ini, dengan 10 lagunya, kami berharap bisa terus menjaga ingatan kita tentang Munir dan perjuangannya yang harus terus kita lanjutkan.
Karena lagu itu, bisa menjadi bahasa yang lebih universal dan mungkin akan lebih mudah untuk mentransfer pesan yang ingin disampaikan," kata Santoso.
Hasil polling sms yang dilakukan menempatkan 3 lagu sebagai terfavorit, yaitu Pahlawan Sejati (Doddy B Jatmiko), Untukmu (Nur Iman) dan Selamat Jalan Pahlawan HAM (Neps Band). Tujuh lagu lainnya, Cahaya (Asfinawati), Blues untuk Munir (Jeffar L Gaol), Before You Go (Ben & Friends), Arsenikum (Rengga Yudhistira), Pain (Ovalenz), Masihkah Kita Takut (Amir Sadewo) dan Mr. HAM (Full Respect). Album ini dijual bebas dalam bentuk CD dan kasetnya, dibanderol masing-masing Rp40.000 dan Rp20.000.
Album ini juga akan dibuatkanvidio klip di bawah naungan Label Emotion, sebuah label lokal yang sebelumnya mengeluarkan album grup band Drive. "Konsep dan pemilihan lagu untuk klip video sepenuhnya ditentukan label," ujar produser album itu, Irwan Azwarman. Rencananya album nonkomersial ini akan diperbanyak 10 ribu kopi dan didistribusikan secara umum.
Ajang lomba nonkomersial ini, menurut ketua promosi, Eko Sulistyanto, sebagai dorongan moral kepada pemerintah untuk terus bertindak. "Ini dukungan kepada pemerintah untuk tidak ragu lagi mengungkap kasus (pembunuhan Munir)," dia menjelaskan. Selain itu, kata dia, sebagai ajakan kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kasus Munir
Sumber : musikji.net
Naik Naik Ke Puncak Gunung
Penggalan lagu tersebut sangat pantas untuk menggambarkan kenaikan harga BBM yang semalan diumumkan oleh pemerintahan SBY. Entah kapan kenaikan ini akan mencapai puncak, sehingga tidak akan ada jalan menaik lagi bagi harga tersebut.
Sebagai seorang rakyat biasa dan sangat awam akan masalah yang dialami negara ini, saya selalu mendukung keputusan pemerintah untuk masalah yang satu ini.
Semoga ini merupakan puncak dari gunung itu, sehingga tidak ada puncak lebih tinggi lagi untuk dijangkau, malah sangat terbuka lebar ruang untuk turun dari puncak itu.
Simple Sound with Pure Heart
Their more complex and challenging second album, Utopia, was released in 1999 through Aquarius Musikindo. Because of family and business reasons, Pure Saturday was mostly inactive for several years, culminating in Suar's departure in 2004. After unsuccessful auditions to find a suitable replacement vocalist, fate intervened one day when Satria "Iyo" NB, the band's manager, filled in during rehearsals. The guy they were looking for was there all along!
With their new lead singer in tow, Pure Saturday released its long-awaited third album, Elora, in March 2005 through FastForward Records.This made it official: Pure Saturday was reborn and ready to rock again!!. " After releasing our last record "Time for a change...time to move on", we are now working on a project which involving Bandung iconic metal band "BURGERKILL". The project itself started few weeks ago, and yet still has a lot to work thru. The has been quite an amazing excitement..as well as a though challenge ever since we have to be able to cope with all the ego-matters and ideas..as we know that the 2 bands perform different kind of music style. What would it be in the end? Somehow there's no clue so far..one thing for sure: WE ARE INDEED TRYING TO MAKE A SOMETHING NEW..NOT COLLABORATING !!! JUST WAIT AND SEE. CHEERS. " That's the band description which I grab from their MySpace account. I knew the band about a weeks ago. After listen to their song, their sound, watch their performances from youtube and read their lyrics, um.. I realize that I just in love with this band. Simple band, in performance, sound and melody too, but absolutely deep in lyrics. "Buka" always in my song list lately. What a great lyric, friendship song, reminds me how a friendship should be, how true friends share their life, laugh together and face any problem together. Yes, I just in love with this band. Listen to music is about how to make you feel better. No matter what they say about the music you listen to. Be happy with your heart. Free your mind and soul. Band description grabbed from : myspace.com/puresaturday
Simple sound with pure heart, that's how I describe this band.
Do whatever makes you fell better